Archive for the ‘SEMANGAT’ Category

Dunia Menyeramkan : Dunia Tanpa Islam

 

Assalamualaikum Wr.Wb

Hari ini aku ngepost tentang “Dunia tanpa Islam”. yok langsung menuju dunia menyeramkan.

Saya akan buat “numbering” agar dapat dihitung berapa mengerikan dunia tanpa islam

  1. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana orang diperbolehkan berjudi dan mencuri
  2. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana derajat/status sosial antara orang lain dengan lainnya berbeda jauh
  3. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana tidak ada kejujuran
  4. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana laki-laki dan perempuan sangat berbeda derajatnya, tetapi sangat mirip wujudnya/Penampilannya
  5. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana layaknya pada zaman jahiliyah di Arab
  6. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana tidak ada pemimpin yang baik.
  7. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana tidak adanya keadilan
  8. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana dunia penuh dengan manusia, tetapi tidak ada yang berakhlak manusia
  9. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana orang-orang mengenakan pakaian di tempat terbuka
  10. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana akhlak hewan lebih baik ketimbang akhlak manusia (dari no.8)
  11. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana tidak ada tempat yang sunyi maupun tentram.
  12. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana orang-orang melakukan maksiat pada setiap waktu dan di setiap Tempat
  13. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana perbudakan merajalela
  14. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana orang-orang mengenakan pakaian, tetapi terlihat seperti tidak mengenakan pakaian
  15. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana orang kaya mengangap hartanya adalah hasil usahanya sendiri
  16. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana Anak Durhaka kepada Orang Tuannya
  17. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana Berhala dimana-mana
  18. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana syetan bersantai-santai (tidak menggoda manusia lagi, karena tujuan mereka tercapai)
  19. Dunia tanpa islam adalah dunia dimana Orang Baik Akan dianggap musuh
  20. Dunia tanpa islam adalah dunia Menyeramkan
A’uzubillah minzalik (kita berlindung pada Allah darinya).
Allah Swt sayang sama kita, manusia sudah diberi agama yang sempurna, manual book, dan suri tauladan.
Islam Bagaikan Pencerah di dunia ini. Jika Islam tidak ada, mungkin akan lebih parah dari yang kusebutkan di atas.
Agama yang Sempurna : Islam
Manual Book : Al-Qur’an
Suri Tauladan : Nabi Muhammad Saw.
Kita Sudah diberi Agama yang sempurna yaitu Islam, kita Umat Islam mempunyai manual book yaitu Al-Quran, dan kita Umat Islam mempunyai Suri Tauladan yaitu Baginda Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW.
Jadi, Apa yang kita tunggu.
Renungilah,Bertobatlah,Mengamalkanlah,dan berda’wahlah.
Assalamualaikum Wr.Wb

Blog Islam : “Kurangnya Pendidikan Dasar Islam”

Assalamualaikum Wr.Wb

Pada kali ini, saya akan mengepost tentang pendapat saya mengenai blog islam sekarang. sebelum saya bicarakan sekarang, saya minta maaf sudah tidak mengepost dikarenakan saya melakukan penelitian pada blog islam yang sekarang, nah ayo kita bahas sekarang.

Setelah saya melakukan penelitian. banyak blog islam yang mengepost tentang mukjizad allah, nabi , dan rosul-Nya. tetapi sedikit atau bahkan tidak ada posting tentang “cara berwudhu”,”Tata Cara Sholat””Jenis-Jenis Puasa”,dll.

Menurutku, blog islam seharusnya memuat 3 hal dasar yaitu

  • Cerita-cerita (mukjizat,cerita rosullulah,berita islam,dll)
  • Dasar Pendidikan Islam (Tata cara Sholat, dll)
  • Menjelaskan ayat-ayat Al-Quran dan Hadist

Jika Blog islam hanya memuat unsur “cerita-cerita”, hanya akan menguatkan iman  muslim dan non muslim saja, tapi bagaimana cara menguatkan iman seorang mualaf ??? Mualaf juga butuh cerita-cerita, tetapi yang paling ia butuhkan adalah DASAR PENDIDIKAN ISLAM. Jika seseorang baru saja mualaf tetapi tidak tahu dasar pendidikan islam, bisa saja mualaf itu berpindah lagi.

maka sari itu, bagi para blogger islam seperti saya. mari kita tambahkan isi posting dengan ketiga unsur tersebut.

Cukup sudah

Assalamualaikum Wr.Wb

Menjadi Muslim Sejati

Assalamualaikum Wr.Wb

Alhamulilah, pada kali ini saya akan membahas tentang “Menjadi Muslim Sejati”, sebenarnya awal ide judul posting kali ini “Jadilah Muslim Sejati”, tapi nanti akan jadi mirip judul buku karya :Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah hehehe,,,,,,, Oke, langsung saja lihat dibawah ini.

Pada Zaman sekarang, banyak sekali umat islam yang sudah melenceng dari agamanya sendiri. dikarenakan banyaknya pengaruh luar terhadap agama.

Saya bingung, mengapa masih banyak yang melenceng, padahal kita sudah mempunyai “Manual Book”, Yaitu Al-Qur’an dan Hadis.

Banyak orang yang salah memahami isi al-qur’an. karena salah memahami isi Al-Quran. akan menyebabkan efek yang luar biasa.

Bagaimana cara menghindari salah memahami al-quran?

Jawabannya (bagi para remaja):

ROHIS.

Rohis adalah eskul yang paling tepat untuk para remaja. Rohis biasanya mengadakan mentoring, mentoring adalah mirip pengajian. seperti membaca al-quran dan membahas materi-materi yang disampaikan oleh kk mentor. Materi yang dibagikan juga membangkitkan semangat belajar. Rohis dijamin aman 100%. Asal:

  • Kk Mentor berasal dari alumni sekolah masing-masing
  • Kk Mentor sudah dapat izin dari guru agama/sekolah.

Di Rohis bukan hanya membaca Al-Quran saja, di rohis (pada umumnya) terdapat Marawis,Nasyid,Latihan Pidato,Berbagi pengalaman , Mading, tafakur alam, LDKR. (promosi Eskul, hehehe…).

Saya sudahi dulu…. Nanti saya lanjutkan lagi, (udh capek, mau istirahat dulu).

Assalamualaikum Wr.Wb

 

 

 

 

 

Mimpi Ke Syurga (Download)

Assalamualaikum Wr.Wb

Saya mendapat cerita yang dibuat dari powerpoint. cerita ini membuat saya sadar akan pentingnya bersyukur. bagi pembuat caerita ini saya mohon ijin untuk menguploadnya

(Catatan : File ini bukan saya yang buat)

Mimpi_Ke_Syurga.pps

 

 

 

Budaya Orang Indonesia Menurut Orang Jepang.

Assalamualaikum Wr.Wb

Saya akan mengepost tentang Kelemahan Orang-orang Indonesia yang harus kita perbaiki, yok kita liat…

Prof Nagano, staf pengajar Nihon University memberikan kuliah
intensive course dalam bidang Asian Agriculturedi IDEC Hiroshima
University.

Beliau sering menjadi konsultan pertanian di negara-negara Asia
termasuk Indonesia. Ada beberapa hal yang menggelitik yang beliau
utarakan sewaktu membahas tentang Indonesia:

1.Orang Indonesia suka rapat dan membentuk panitia macam-macam.

Setiap ada kegiatan selalu di rapatkan dulu, tentunya dengan
konsumsinya sekalian. Setelah rapat perlu dibentuk panitia kemudian
diskusi berulang kali,saling kritik, dan merasa idenya yang paling
benar dan akhirnya pelaksanaan tertunda-tunda padahal tujuannya
program tersebut sebetulnya baik.

2. Budaya Jam Karet

Selain dari beliau, saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang
asing yang pernah ke Indonesia. Ketika saya tanya kebudayaan apa yang
menurut anda terkenal dari Indonesia dengan spontan mereka jawab :
Jam Karet! Saya tertawa tapi sebetulnya malu dalam hati.Sudah
sebegitu parahkah disiplin kita?

3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?)

Kalau orang lain berprinsip kalau bisa dikerjakansekarang kenapa
ditunda besok? Saya pernah malu juga oleh tudingan Sensei saya
sendiri tentang orang Indonesia. Beliau mengatakan, Orang Indonesia
mempunyai budaya menunda-nunda pekerjaan.

4. Umumnya tidak mau turun ke Lapangan

Beliau mencontohkan ketika dia mau memberikan pelatihan kepada para
petani, pendampingnya dari direktorat pertanian datang dengan safari
lengkap padahal beliau sudah datang dengan work wear beserta sepatu
boot.
Pejabat tersebut hanya memberikan petunjuk tanpa bisa turun ke
lapang, kenapa? Karena mereka datangnya pakai safari dan ada yang
berdasi. Begitulah beliau menggambarkan orang Indonesia yang hebat
sekali dalam bicara dan memberikan instruksi tapi jarang yang mau
turun langsung ke lapangan.

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita sudah terlalu sering dinina-
bobokan oleh istilah indonesia kaya,masyarakatnya suka gotong royong,
ada pancasila,agamanya kuat, dan lain-lain.Dan itu hanyalah istilah,
kenyataannya bisa kita lihat sendiri.

Ternyata negarakita hancur-hancuran, bahkan susah
untuk recovery lagi, mana sifat gotong royong yang membuat negara
seperti Korea, bisa bangkit kembali. Kita selalu senang dengan
istilah tanpa action. Kita terlalu banyak diskusi,saling lontar ide,
kritik, akhirnya waktu terbuang percuma tanpa action. Karena belum
apa-apa sudah ramai duluan.

Kapan kita akan sadar dan intropeksi akan kekurangan-kekurangan kita
dan tidak selalu menjelek-jelekkan orang lain? Selama itu belum
terjawab kita akan terus seperti ini, menjadi negara yang katanya
sudah mencapai titik minimal untuk disebut negara beradab dan tetap
terbelakang disegala bidang.
Mudah-mudahan pernyataan beliau menjadi peringatan bagi kita semua,
terutama saya pribadi agar bisa lebih banyak belajar dan mampu
merubah diri untuk menjadi yang lebih baik.

 

 

Tidak Ada Alasan Bagimu Meninggalkan Da’wah

Assalamualaikum Wr.Wb

Post hari ini saya menulis tentang berDa’wah, apa yang kalian ketahui tentang da’wah? Da’wah adalah mengajak/menyampaikan suatu kebaikan kepada orang lain.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah “Mengapa kita sebagai orang-orang islam tidak pernah mengajak orang-orang non islam pindah ke agama kita islam? padahal sudah diberi ayat oleh Allah seperti ini

Artinya : “Siapakah yang lebih baik perkataanya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang sholeh dan berkata ‘sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”

Ada sebuah cerita nyata yang membuat hatiku tergerak untuk berda’wah kita lihat dibawah tulisan ini.

Seorang perawi bercerita, “pernah suatu hari kami merasakan kegembiraan dan keharuan ketika saat itu kami menyaksikan seorang pria asal Filipina melafalkan dua kalimat syahadat serta mengumumkan keislamannya. Ia melepaskan diri dari agamanya dahulu yang batil dan dari keyakinannya yang menyimpang… namun, kegembiraan itu tak sampai pada puncaknya. Karena kami melihat aura kebahagian yang terpancar dari mukannya setelah masuk agama yang haq ini , tiba-tiba terbalik menampakkan raut muka sedih dan galau. Tak lama kemudian, terlihat air matanya pun bercucuran…

Sejenak kami membiarkannya, seraya berpikir apa gerangan yang berkecamuk di hatinya dan masing-masing kami hanya saling pandang satu sama lain; merasa heran dengan yang kami lihat. Ketika ia mulai kelihatan tenang, kami meminta seorang penerjemah untuk menanyainya mengapa tiba-tiba ia menangis. Tahukah kalian apa jawabannya? Sungguh kami semua terhenyak mendengarnya, ia mengatakan, “Sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah Swt. yang telah mencurahkan nikmat-Nya kepadaku, hingga aku bisa masuk Islam serta Allah Swt menyelamatkanku dari api neraka dan tidak membiarkanku berada dalam kekufuran. Akan tetapi, sungguh sekarang aku memikirkan keadaan ayah dan ibuku yang telah meninggal dalam kekufurannya. Bukankah kalian bertanggung jawab untuk membimbing mereka? Mengapa kalian tidak pernah menda’wahi mereka dan orang-orang sesat lainnya ke dalam Islam? Mengapa kalian tidak menuaikan kewajiban kalian terhadap agama yang haq ini dan menyebarkan kepada mereka yang penuh rasa dahaga, bahkan melebihi dahaga mereka terhadap makanan dan minuman? Mengapa…Mengapa…?!”

Semua orang mengigil ,terpana, dan tiba-tiba dilanda perasaan bersalah seraya mengakui realita pahit seperti yang dikemukakannya itu. Kata-katanya begitu menyentuh hati, hingga mereka pun berpikir;Ya, ke mana sebagian orang yang enggan menuaikan kewajiban da’wah ini? Supaya mendengar pula kata-kata pria ini, dan menyadari agungnya risalah dan amanah yang diemban oleh masing-masing mereka!

Inti dari Cerita nyata ini adalah Seharusnya kita sebagai orang-orang yang menganut agama islam harus berda’wah dan jika kita mempunyai teman/kerabat dekat yang non islam, kita harus membawa ajaran kita kepadanya, walaupun kerabat/temanmu belum tentu mau masuk islam, setidaknya kita sudah berusaha berda’wah daripada tidak sama sekali.

Sesudah kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 agustus 1945. orang-orang yang beragama islam mencapai 99% sedangkan agama nasrani,hindu,budha hanya kurang dari 1%. Setelah waktu berjalan sampai sekarang , yang menganut agama islam tersisa 80%, pertanyaanku adalah “dimana 19% lagi? Mengapa bisa menurun sedrastis ini? ” jawaban yang saya temukan adalah “Kurangnya Berda’wah” .

Semoga posting saya hari ini bermanfaat untuk kita semua.kututup dulu posting ini

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

 

 

Budaya Membaca Masih Memprihatinkan

Budaya Membaca Masih Memprihatinkan

16 Oct 2010 oleh Tim Beritadilihat: 13 kali | 0 komentar

 

 

Budaya membaca masih menjadi persoalan di Indonesia. Peningkatan minat membaca sejak dini di sekolah terkendala minimnya koleksi-koleksi buku yang menarik bagi siswa.

Jika melihat indikator sosial dan budaya Badan Pusat Statistik, salah satu yang dilihat adalah penduduk berumur 10 tahun yang membaca surat kabar atau majalah. Semakin tahun, jumlah itu semakin menurun.

Tahun 2009, baru sebanyak 18,94 persen yang membaca surat kabar atau majalah. Tahun sebelumnya, jumlah pembaca itu berada di kisaran 23 persen. Sebaliknya, jumlah penduduk yang menonton televisi terus meningkat. Tahun 2009, jumlahnya mencapai 90,27 persen, sedangkan tahun sebelumnya 85,86 persen.

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia Setia Dharma Madjid di Jakarta, Kamis (7/10/2010), mengatakan bahwa minat baca belum menguat karena koleksi buku yang ada belum sesuai dengan kebutuhan mereka. “Kita mesti punya grand design kebutuhan buku secara nasional,” kata Setia.

Kukuh Sanyoto, Direktur Eksekutif Serikat Penerbit Suratkabar bidang Pendidikan, mengatakan bahwa pemerintah mesti menyedikan informasi murah dan mudah untuk masyarakat. Untuk itu, perlu ada subisidi terhadap buku, surat kabar, dan lain-lain. Media literasi masyarakat masih terpusat di ibu kota.

Koleksi buku-buku di perpustakaan SD masih didominasi buku-buku teks pelajaran. Di sekolah-sekolah, jarang ada program rutin untuk membuat siswa biasa memanfaatkan perpustakaan.

Sumber : Mading 41