Archive for the ‘Surat dan Ayat di Al Qur'an’ Category

Tidak Ada Alasan Bagimu Meninggalkan Da’wah

Assalamualaikum Wr.Wb

Post hari ini saya menulis tentang berDa’wah, apa yang kalian ketahui tentang da’wah? Da’wah adalah mengajak/menyampaikan suatu kebaikan kepada orang lain.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah “Mengapa kita sebagai orang-orang islam tidak pernah mengajak orang-orang non islam pindah ke agama kita islam? padahal sudah diberi ayat oleh Allah seperti ini

Artinya : “Siapakah yang lebih baik perkataanya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang sholeh dan berkata ‘sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”

Ada sebuah cerita nyata yang membuat hatiku tergerak untuk berda’wah kita lihat dibawah tulisan ini.

Seorang perawi bercerita, “pernah suatu hari kami merasakan kegembiraan dan keharuan ketika saat itu kami menyaksikan seorang pria asal Filipina melafalkan dua kalimat syahadat serta mengumumkan keislamannya. Ia melepaskan diri dari agamanya dahulu yang batil dan dari keyakinannya yang menyimpang… namun, kegembiraan itu tak sampai pada puncaknya. Karena kami melihat aura kebahagian yang terpancar dari mukannya setelah masuk agama yang haq ini , tiba-tiba terbalik menampakkan raut muka sedih dan galau. Tak lama kemudian, terlihat air matanya pun bercucuran…

Sejenak kami membiarkannya, seraya berpikir apa gerangan yang berkecamuk di hatinya dan masing-masing kami hanya saling pandang satu sama lain; merasa heran dengan yang kami lihat. Ketika ia mulai kelihatan tenang, kami meminta seorang penerjemah untuk menanyainya mengapa tiba-tiba ia menangis. Tahukah kalian apa jawabannya? Sungguh kami semua terhenyak mendengarnya, ia mengatakan, “Sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah Swt. yang telah mencurahkan nikmat-Nya kepadaku, hingga aku bisa masuk Islam serta Allah Swt menyelamatkanku dari api neraka dan tidak membiarkanku berada dalam kekufuran. Akan tetapi, sungguh sekarang aku memikirkan keadaan ayah dan ibuku yang telah meninggal dalam kekufurannya. Bukankah kalian bertanggung jawab untuk membimbing mereka? Mengapa kalian tidak pernah menda’wahi mereka dan orang-orang sesat lainnya ke dalam Islam? Mengapa kalian tidak menuaikan kewajiban kalian terhadap agama yang haq ini dan menyebarkan kepada mereka yang penuh rasa dahaga, bahkan melebihi dahaga mereka terhadap makanan dan minuman? Mengapa…Mengapa…?!”

Semua orang mengigil ,terpana, dan tiba-tiba dilanda perasaan bersalah seraya mengakui realita pahit seperti yang dikemukakannya itu. Kata-katanya begitu menyentuh hati, hingga mereka pun berpikir;Ya, ke mana sebagian orang yang enggan menuaikan kewajiban da’wah ini? Supaya mendengar pula kata-kata pria ini, dan menyadari agungnya risalah dan amanah yang diemban oleh masing-masing mereka!

Inti dari Cerita nyata ini adalah Seharusnya kita sebagai orang-orang yang menganut agama islam harus berda’wah dan jika kita mempunyai teman/kerabat dekat yang non islam, kita harus membawa ajaran kita kepadanya, walaupun kerabat/temanmu belum tentu mau masuk islam, setidaknya kita sudah berusaha berda’wah daripada tidak sama sekali.

Sesudah kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 agustus 1945. orang-orang yang beragama islam mencapai 99% sedangkan agama nasrani,hindu,budha hanya kurang dari 1%. Setelah waktu berjalan sampai sekarang , yang menganut agama islam tersisa 80%, pertanyaanku adalah “dimana 19% lagi? Mengapa bisa menurun sedrastis ini? ” jawaban yang saya temukan adalah “Kurangnya Berda’wah” .

Semoga posting saya hari ini bermanfaat untuk kita semua.kututup dulu posting ini

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

 

 

Musuh-Musuh Rosullulah SAW (seri 2)

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman. Hari ini aku akan melanjutkan tentang Musuh-Musuh Rosullulah SAW. Nah yg terakhir adalah

A. Musailamah Al Kazab

Menjelang Rasullulah saw wafat, banyak orang yang mengaku-anku mendapat wahyu dari allah dan diangkat menjadi nabi, dan yang pertama kali mengaku-aku nabi adalah Musailamah al kazab. Ia didukung oleh Bani Hanifah di Yamamah. Ia memperistri Sajah yang mengaku nabi dari kalangan orang kristen. Mereka berhasil menyusun pasukan besar yang berkekuatan 40.000 orang. Abu bakar ass shiddiq mengirimkan Ikrimah bin abu jahal dan Syurahbil bin Hasanah untuk memerangi Musailamah al-Kazab dan para pengikutnya. pada mulanya pasukan Islam terdesak. Akan tetapi, pasukan bantuan segeran datang di bawah pimpinan Khalid bin Walid. Pasukan Islam bertempur dengan gagah berani. Pasukan Musailamah akhirnya berhasil dikalahkan.

Pada suatu hari Musailamah al Kazab pernah mengutus 2 orang untuk menyampaikan surat kepada Nabi Muhammad SAW isinya

” Dari Musailamah rosullulah kepada Muhammad, salam sejahtera. Saya sudah bersekutu dengan kau dalam soal ini. Bumi ini buat kami separuh dan buat quraisy separuh. Akan tetapi, Quraisy golongan yang tidak suka berbuat adil.”

Nabi Muhammad SAW membalas surat tersebut dengan kalimat

” Bismilahir-rahmanir-rahim. Dari Muhammad rosullulah kepada Musailamah pembohong. Bumi ini milik allah, diwariskan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya yang bertaqwa.”

Usaha Musailamah menyerang kaum muslimin antara lain

  • melakukan kegiatan bersama-sama Laqit dan Tulaihah
  • dan mereka bertiga menyebarkan propaganda di daerahnya masing-masing. dalam melakukan propaganda terhadap Nabi Muhammad SAW, dilakukannya tanpa penyerangan. Propaganda yang mereka lakukan dengan mengatakan bahwa Muhammad adalah seorang nabi yang diutus hanya untuk golongannya. Mereka pun mengatakan bahwa dirinya juga nabi seperti Muhammad yang menerima wahyu. Di samping itu mereka menginginkan agar kekuasaan berada di tangannya sehingga dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap kaum di lingkungannya

Hal tersebut diterangkan dalam sebuah percakapan antara amr bin as (sesudah masuk islam) dan Musailamah al Kazab sebagai berikut :

Musailamah   : “Apa yang telah diturunkan kepada kawanmu  (Nabi

Muhammad SAW) pada waktu ini?”

Amr                   : “Sesungguhnya telah diturunkan kepadanya sebuah surah

ringkas, tetapi sangat mendalam.”

Musailamah   : “Surah apakah itu?”

Amr                   : “Wal asri… “

Musailamah   : “Dan telah diturunkan juga olehku.”

Amr                   : ” Apa itu?”

Musailamah   : ” Ya wabr, ya wabr. Wa inama anta uzunani was sadr wa sa

iruka hafrun naqar (Hai marmut, hai marmut sesungguhnya

engkau punya dua telinga dan dada. dan semua jenis kamu

suka menggali dan melobangi.)”

Musailamah   : “Bagaimana pendapatmu?”

Amr                   : “Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah pendusta.”

Begitu mendengar berita Nabi Muhammad SAW wafat, tersiar di negeri Arab. Bibit fitnah yang sudah disiapkan sejak dulu dengan mudah tersebar luas ke segenap penjuru. Fitnah itu bergerak dalam bermacam-macam bentuk sesuai dengan faktor-faktor yang menggerakannya.

Kusudahi dulu yaa…

Wassalamualaikum Wr.Wb

Al lahab

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman. Teman-teman nih tentang surat Al lahab

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ

مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ

سَيَصْلَى نَاراً ذَاتَ لَهَبٍ

وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ

فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍ
[111 : 1] Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. (QS. 111:1)

[111 : 2] Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. (QS. 111:2)

[111 : 3] Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. (QS. 111:3)

[111 : 4] Dan (begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar. (QS. 111:4)

[111 : 5] Yang di lehernya ada tali dari sabut. (QS. 111:5)

Kusudahi dulu yaa… Wassalamualaikum Wr.Wb

Al kafirun

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman. aku akan memberitahu surat al kafirun. nih ada dibawah

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ

وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ

وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

  1. Katakanlah: Hai orang-orang kafir!
  2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah (QS. 109:2)
  3. Dan kamu bukan penyembah Ilah yang aku sembah (QS. 109:3)
  4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah (QS. 109:4)
  5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Ilah yang aku sembah (QS. 109:5)
  6. Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku (QS. 109:6)

Itulah surat dan artinya … kusudahi dulu yaa…

Wassalamualaikum Wr.Wb



Wirid

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman. maaf yaa.. aku tidak ngeppost-ngepost lagi, soalnya lagi sakit, sekarang ,alhamdulilah dah mendingan. Kalian tahu tidak apa itu wirid? untuk lebih jelasnya liat dibawah ini yaa…

Wirid adalah apa-apa yang disusun oleh seseorang untuk dirinya untuk diamalkan setiap pagi dan petang. Wirid diambil dari alquran, sunah-sunah, zikir dan shalawatan. Jadi wirid termasuk bagian dari wirid.

Astaghfirullohhal adziim li wali wali dayya wali ashabil khuquq ala wal jamiil mu’minin wal mu’minat wal muslimiina wal muslimat al akhyaa ‘i minhum wal amwaat(3x)

Laa Ilaaha Illalloh wahdahu laasyariikalah lahulmulku walahulhamdu yuhyii wayumiitu wahuwa alaa kulli syaiin qadiir (3x)

Allohumma antassalam, waminkassalam, wa ilaika ya’uudussalam, fahayinaa Robbana bissalam, wa adkhilnal jannata darossalam, tabarokta Robbanaa wata a’laita yaa dzaljalali wal ikraam

Audzubillahiminassyaithonirrojiim, Bismillahirrohmanirrokhiim
teruskan dengan membaca : Al Fatehah , kemudian

Wa ilahukum ilahu wakhid , La ilaahailla huwarrohmaanurrokhiim

Allohu Laa iaaha illaa huwalkhoyyul qoyuum, laa ta’ khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahu maa fiissamaawaati wa maa fil ardhi, mandzaalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum, wa laa yukhithuuna bisyai’in min ‘ilmihi illa bi maasyaaa’i, wasi’a kursiyyuhussamaawaati wal ardho, waa ya’uduhuu khifzuhumaa wahuwal a’liyul a’zhiim.

Syahidallohu annahu La ilaa ha ila huwa walmalaikatu wa ulul ilmi qoiman bil qisthi La ilaa ha illa huwal aziizul hakiim

Inna diina i’ndallohil islam

Qulillohumma malikulmulki, tu’tilmulka man tasyaa’, wa tanziulmulka miman tasyaa’ wa tu’izu man tasyaa’ wa tudzillu man tasyaa’ biyadikal khoir Innaka alaa kulli syaiin qodiir. Tuulijullaila finnahaari wa tuulijunnaaharo fillaili, Wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijulmayyita minal hayyi, Wa tarzuqu man tasyaa’ bi ghoiri hisaab

Subhanalloh (33x) , Alhamdulillah (33x) , Allohuakbar (33)

Allohu Akbar Kabiirau wasubhanallohi bukrotau waashiilla

La ilaaha illallohu wahdahuu la syariikalah lahulmulku wa lahulhamdu yuhyi wa yumiitu wahuwa alaa kulli syaiin qodiir

La khaula wala quwata illa billahil a’liyil aziim

Allohumma sholli wasallim alaa sayyidinaa Muhammad a’bdika wa rosuulika nabiyyil ummiyyi wa a’laa aalihii wa shohbihii wasallim

Wa hasbunaallohu wani’mal wakiil

La khaula wala quwata illa billahil a’liyil aziim,Astaghfirullohhal adziim

Dan doanya nih… dibawah

Alhamdulillahirobbil a’lamiin, hamdan yuuafii ni’mah wa yukafii maziidah
yaa Robbanaa lakalhamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhikal kariim wa aziim sulthonik

Allohumma Sholli wasalim alaa sayidinaa Muhammad, sholatan tunjinaa bihaa min jami’il ahwaali wal afaat, wa taqdhilanaa bihaa min jami’il hajaat, wa tuthohirunaa bihaa min jami’is sayi’at, wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’laa ddarojaat, wa tubalighunaa bihaa aghsol ghoyat min jami’il khoirot fil hayaati wa ba’dal mamaati.

Allohumma inna nasa’luka luthfa fimaa jarot bihil maqoodiir

Allohumma inna nasa’luka min khoiri masa’alaka, minhu sayyidunaa wa nabiyyuna muhammad ‘abduka wa rosuuluka, wa na’udzubika min syarri masta’adzaka, minhu sayyidunaa wa nabiyyuna muhammad ‘abduka wa rosuuluka

Allohumma inna nasa’luka muujibaati rohmatika, wa azaa’ima maghfirotika,
wa ssaalamatan min kulli istmin, wal ghoniimatan min kulli birrin, wal fauza bil jannah, wan najaata mina nnaar, wal a’fwa ‘indalhisaab

Robbanaa laa tuzig quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hablana miladunka rohmah, innaka antal wahhaab

Robbanaghfirlanaa wali walidiina kamaa robayanaa shoghiiroo, wal jamiil mu’minin wal mu’minat wal muslimiina wal muslimat al akhyaa’ i minhum wal amwaat

Robbanaa aaatinaa fiddunyaa khasanah, wa fil aakhiroti khasanah, wa qinaa ‘adzabannaar.

Wa shollallohu alaa sayidinaa muhammad wa alaa aalihii wa shohbihii wa sallim, walhamdulillahi robbil ‘alamiin.

Amiin.

Wuiihhh… panjang sekali yaa…  nah kusudahi dulu yaa…

Wassalamualaikum Wr.Wb

Sumber Wirid dan doa : http://kanjengsinuwun.blogspot.com/2006/04/wirid-doa-setelah-sholat-fardlu.html

Al-ASR

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman, kalian tahu tidak makna surat Al ASR? nah aku kasih tau yaa… dibawah ini.

Surat Al-Asr surat makiyah, surat ini ada 3 ayat, diturunkan setelah surat Al-Insyirah. nih ada dibawa ini

al-‘Asr

  1. Demi masa
  2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian
  3. kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, dan saling berpesan dengan kebenaran dan saling berpesan dengan kesabaran.

Makna dari surat ini adalah manfaatkan waktu sebaik-baiknya, menjalani kehidupan dengan sabar, jangan sia-siakan hidup kita dengan kegiatan yang merugikan kita.

Maaf terlalu pendek hehehehehe (suratnya aja 3 ayat jadi pendek aja dah)…. Kusudahi dulu yaa

Wassalamualaikum Wr.Wb

Al Hujurat ayat 13

Assalamualaikum Wr.Wb

Halo teman-teman. Maaf yaa aku gak ngepost-ngepost… hehehehe… nah yang akan ku post hari ini adalah, Al Hujarat ayat 13.  Kalo mau tahu isi post ini… liat dibawah…

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن

ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً

وَقَبَ

ائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ

اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya : Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Manusia diciptakan terdiri atas seorang laki-laki dan perempuan, yakni Adam a.s. dan istrinya, Hawa. Dari kedua orang tersebut itulah asal manusia itu sendiri yang makin jauh antara satu dan lainnya.

Keadaan manusia yang jauh dan berbeda bukanlah sebagai permusuhan atau perpecahan. tetapi justru saling mengenal.

Ta’aruf yang dimaksud dalam surat al-Hujurat ayat 13 adalah bukan sekedar mengenal atau mengetahui sesama manusia, melainkan memahami keadaan masing-masing. jika manusia mengerti keadaan masing-masing. maka akan mudah untuk perbuatan apa yang paling tepat terhadap sesamanya. Seperti semboyan negeri kita, yaitu Bhinneka tunggal ika, “Walaupun berbeda-beda tetap satu”.

Kusudahi dulu yaa…

Wassalamualaikum Wr.Wb

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.